Sabtu, Juli 25

Backpacking Part 1 : Rules Of Backpacking

PS: Finally got the time to stay home all day and show to the world that this site is still running! Hahaha enjoy then! In Bahasa Indonesia hehe


Seperti yang bisa dibaca pada postingan blog sebelumnya, akhirnya gw jadi Backpacking men! Meski cuma sampai Pangandaran-yang ternyata cukup berat juga mengingat ini backpacking pertama gw-hasilnya sangat-sangat mengesankan.

FYI; keseluruhan biaya transport, akomodasi, makan, dll gw selama backpacking 5 hari ini cuma sekitar Rp300ribu. Murah kan? Nyesel yang pada ga ikut hahahaha



Rule of Backpacking #1: Transportasi murah penting, tapi tanggung resikonya
Bukan backpacking namanya kalo bawa mobil sendiri. Kita berempat, Gw, Rama, Aji, dan Resty berangkat dari stasiun Jatinegara jam 9 malam dengan kereta ekonomi Serayu, tujuan Banjar.

Biaya perjalanan 8 jam tsb cuma Rp20ribu. Dan 20ribu, punya konsekwensinya sendiri.

Yang namanya naik kereta ekonomi itu, perlu hati yang sabar, sikap yang mawas, dan kemampuan untuk tidur dalam kondisi ekstrem. Kenapa? Karena waktu itu aja diantara kita berempat cuma gw yang bisa tidur di tengah tebalnya asap rokok, teriakan pedagang2, bahaya copet, dan panas tengiknya atmosfer kereta.

Yah, kira2 orang2 seperti inilah yang bakal kita temuin di Kereta Ekonomi:
>>Orang di depan Resty dan Aji rupanya gak mau kalah sama asap kereta api dan terus2an ngerokok selama 8 jam.
>>Orang daerah yang kelewat ramah atau emang punya kecenderungan curhat colongan
Contoh nyata kasus :
Dia : Permisi...
Gw : Oh iya silahkan duduk mas.. Mau ke mana mas?
Dia : Kroya dek. Saya ke Jakarta mau ketemu pacar saya..
Gw : Oh iya mas..
Dia : Iya, tapi saya pulang lagi soalnya pacar saya gak mau nemuin saya..
Gw : Eh.. Ha?
Dia : Dia ngumpet di kosannya, ga mau nemuin saya. Ternyata saya difitnah sama sahabat saya.. Sahabat saya di makassar, sering telpon2an sama pacar saya, ngejelekin saya..
Gw : Oh.. Astagfirullah, jahat banget..
Dia : Iya.. padahal saya udah hampir nikah.. dan bla bla bla bla
Gw : ---_____________________---
>>Pedagang yang agresif..
Ibu Pedagang : Nasi Ayam.. Nasi Ayam.. Paha.. Dada.. Paha.. Dada.. Bisa juga dapet paha dada penjualnya..
Kenapa dek? Mau paha? Sini saya suapin..
---________________________---

Rule of Backpacking #2 : Mintalah bantuan orang sekitar untuk dapat penginapan murah
Akhirnya, setelah 8 jam perjalanan Jakarta-Banjar lewat kereta, dilanjutkan perjalanan 3 jam lewat angkot dari Banjar, sampailah kita di Pangandaran.
Sesampainya kita di gerbang pantai pangandaran, kita naik becak untuk sekalian dicarikan penginapan murah. Sebenernya, dari yang gw baca di blog lain para abang becak ini bersekongkol dengan pemilik penginapan untuk dapat uang promosi, dan ujung2nya harga penginapan kita jadi lebih mahal. Tapi menurut gw itu worth it, karena darimana lagi kita bisa dapat info penginapan murah dan layak?



Rule of Backpacking #3 : Syarat penginapan : murah, dekat ke objek wisata, dan kamar mandinya layak!
Penginapan gw dihargai 100ribu rupiah permalamnya. Kamar mandinya layak, dan letaknya dekat dengan pantai. Jadi menurut gw 100ribu itu sangat lumayan karena kita bagi berempat. Buat backpacking yang lebih cadas lagi, gw saranin untuk membawa sleeping bag, sehingga lantaipun bisa dijadikan kasur darurat.

Nah, seperti apakah pantai pangandaran yang sudah jauh2 kita datangi?
To Be Continued.....

1 komentar:

Janit mengatakan...

Adore this :)